INDO99BET Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang timnya saat berhasil membawa pulang satu poin dari Stadion H. Agus Salim,INDO99BET Padang, kandang Semen Padang, dengan skor 0-0 pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Rabu.
Hal ini dikatakan Van Gastel setelah timnya sudah kehilangan satu pemain, Fahreza Sudin, pada menit ke-38 karena kartu merah akibat melanggar Samuel Christianson Simanjuntak..
“Dan saya mengagumi tim saya atas semangat juang yang kita tunjukkan. Jadi kita tidak hanya bisa bermain cukup baik, tetapi kita juga punya semangat juang,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Semangat juang yang ditunjukkan timnya ini dengan keberhasilan meraih satu poin, kata Van Gastel, terasa seperti “sebuah kemenangan”.
“Kita sudah menunjukkannya di pertandingan melawan Bali dan Biak dan semua pertandingan di mana kita tertinggal satu, dua, atau bahkan tiga gol. Jadi, saya rasa bagi kami ini terasa sedikit seperti, sebuah kemenangan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Mengomentari jalannya laga ini, Van Gastel melihat permainan berjalan seimbang saat awal laga. Namun, ia kemudian perubahan taktik timnya pasca insiden kartu merah.
“Saya rasa sampai terjadinya kartu merah, permainannya seimbang. Jika Anda mendapat kartu merah maka, jalannya pertandingan berubah,” kata Van Gastel.
Baca juga: Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
“Kami mencoba untuk menutup ruang karena kita kalah jumlah satu pemain. Jadi Anda mencoba untuk membuat blok pertahanan rendah,” tambah dia.
Senada dengan pelatih, Riyatno Abiyoso, winger andalan Laskar Mataram memberi penghargaan kepada rekan satu timnya yang berhasil menuntaskan laga malam ini dengan baik.
“Apresiasi juga untuk semua rekan atas perjuangan maksimal mempertahankan poin malam ini. Kita patut bersyukur bisa mendapat poin di kandang lawan,” ucap dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM mengoleksi 38 poin di posisi delapan, sementara di sisi lain satu poin yang didapatkan Kabau Sirah membuat mereka keluar dari posisi juru kunci klasemen.
Baca juga: Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:viral)
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- bokep indo views+
- situs scam views+
